Wednesday, June 27, 2007

Jadi Aktivis yang prestatif, Yonkruuuu!!!!

Wuih...berat banget judulnya. Siapa sieh yang ga mau jadi aktivis yang prestatif ???. Memang menjadi seorang aktivis yang prestatif membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Tapi, apabila kita memiliki azzam (niat) yang kuat insya 4JJI, 4JJI akan mengabulkan apa yang kita perlukan. Nieh ada sedikit tips&trick tuk jadi seorang aktivis sekaligus prestatif. Biar lebih mudah di inget, saya singkat menjadi SMELT_D :

1. Siapakah diri kita

Modal utama tuk meraih kesuksesan adalah kita harus mengetahui potensi kita (Who am I???) (kaya' judul filmnya Jackie Chan aja!!!). Kalo potensi kita di linguistic (bahasa), jangan sampai kita milih jurusan eksakta dah (pusyiiing)!!!dan juga sebaliknya. Karena sudah ada yg terjadi lho!!! Dia sebenarnya ga interest di pelajaran eksak, tapi karena tuntutan keluarga suruh masuk salah satu jurusan eksak, ya akhirnya dia ga kuat dan akhirnya pindah jurusan.

Kalo menurut Ust. Aris:kuda itu tidak akan gagah apabila ia terbang, tetapi gagah apabila dia berlari. Akan tetapi, sebaliknya burung elang tidak akan gagah kalo dengan berlari tetapi kelihatan gagah apabila ia terbang”.

Begitu juga dengan kita! Setiap manusia pasti di ciptakan oleh 4JJI memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Intinya, kita harus kembangkan potensi yang ada pada diri kita.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra. juga pernah berkata bahwa: “Barangsiapa mengenal dirinya maka dia akan mengenal Tuhan-Nya”.

2. Manajemen Waktu

Setiap manusia pasti punya waktu yang sama, yaitu 24 jam. Kenapa sieh memanaje waktu itu penting bagi orang yang ingin menjadi aktivis sekaligus prestatif?

Ya iyalah...ga mungkin kale kita jadi seorang yang prestatif kalo kita tidak bisa memanaje waktu dan juga sebaliknya kita tidak mungkin bisa aktif kalo kita tidak bisa memanaje waktu. Jadi intinya, walaupun kita sibuk diorganisasi manapun kalo seandainya kita bisa memanaje waktu. Insya 4JJI kita menjadi pribadi yang unggul. Sesibuk apapun amanah antum (baik di BEM, DPM, rohis, DKM, and what everlah), pasti punya waktu2 yang longgar kan??tidak mungkin selama 24 jam antum rapat/syuro.

Bang Hasan Al-Bana pernah mengatakan, "Waktu adalah kehidupan. Menyia-nyiakan waktu berarti menyia-nyiakan kehidupan." Tuh kan! saking pentingnya manajemen waktu, Bang Hasan juga mengibaratkan waktu sebagai kehidupan. Begitu pentingnya waktu, sampai Allah bersumpah dengan waktu. "Wal `ashr, demi masa," kata Allah dalam surat al-Ashr. Betapa Allah juga mementingkan waktu melalui sumpahnya yang lain dengan menggunakan satuan waktu yang lebih beragam. Misalnya, walfajri, demi waktu fajar (al-Fajr:1), wadhdhuha, demi waktu dhuha (Adh-Dhuha:1), wallaili, demi waktu malam (asy-Syams:3), wannahari, demi waktu siang (asy-Syams: 4).

Allah pun telah mendisiplinkan kita agar selalu ingat terhadap waktu minimal lima kali dalam sehari semalam: Shubuh, Zhuhur, Ashar, Maghrib, 'Isya. Belum lagi tahajjud pada sepertiga akhir malam dan shalat Dhuha ketika matahari terbit sepenggalah. Allah mengingatkan kita untuk selalu memperhatikan waktu dan juga memanfaatkan waktu yang telah Dia berikan kepada manusia.

Kita berpacu dengan waktu. Satu desah nafas adalah satu langkah menuju maut. Rugi besar kalau kita banyak keinginan, banyak angan-angan, banyak harapan, tetapi tidak meningkatkan kemampuan. Padahal setiap detik, menit, dan jam adalah peluang bagi peningkatan kemampuan: kemampuan keilmuan, kemampuan diri, kemampuan kelapangan dada, dan kemampuan ibadah. Barangsiapa yang dalam setiap waktu yang dilaluinya selalu berupaya untuk meningkatkan kemampuan diri dan beribadah kepada Allah (tidak hanya ibadah ritual), maka tidak heran kalau Allah akan memberikan yang terbaik bagi diri kita. Allah-lah yang Maha Pemurah lagi Pemilik segala-galanya.

3. Ekspektasi

Ekspektasi disini maksudnya adalah harapan kita ke depan atau bisa dikatakan cita-cita kita ke depan mau ngapain and mau jadi apa???. Kita perlu punya ekspektasikarena akan mempengaruhi program kerja yang akan kita lakukan. Apabila kita gagal merencanakan maka sama dengan merencanakan kegagalan. Ya...kalo kita dah merencanakan, tapi masih gagal, itu mah pasrahkan ke 4JJI sajalah. Karena 4JJI pasti akan memberi apa yang kita perlukan bukan apa yang kita pinta. Yang penting kitamah usaha, karena 4JJI hanya melihat proses bukan pada hasilnya (QS. At-Taubah:105).

4. Lalu?

Setelah kita punya ekspektasi, Lalu kita harus ngapain?.Lalu disini memiliki arti kita harus kerja atau action sesuai dengan rencana yang telah kita buat. Kalo kita bercita2 ingin jadi aktivis yg prestatif, ya kita harus kerja super ekstra. Karena kegiatan atau kesibukan kita berbeda dengan orang yang diluar kita. Kita harus kerja dengan 5 AS, kerja keras, kerja tuntas, kerja cerdas, kerja mawas, dan kerja ikhlas.

5. Tetap Fokus

Fokus merupakan salah satu kunci tuk jadi seorang aktivis yang prestatif. Pada saat kita sedang kuliah, kita harus fokus mendengarkan apa yg diajarkan oleh dosen. Jangan sampai, pada waktu kuliah kita mengadakan rapat dengan teman sebelah kita. Dan juga sebaliknya, pada saat kita sedang syuro (rapat maksudnye...), ya kita harus fokus dengan agenda yang sedang diperbincangkan. Ya, intinya kita harus fokus dah!!!

6. Do’a

Nah, ini niy yang paling penting dan jangan sampai ditinggalkan. Karena Rasulullah SAW telah bersabda : “Doa adalah senjata bagi orang yang beriman”. Oleh karena itu jadikan doa dan usaha sebagaimana fungsional ruh dengan jasad pada diri antum. Sebab yang disebut insan kamil (manusia seutuhnya) ialah manakala jasad dengan ruh bertemu pada satu wujud manusia. Tidak akan disebut manusia yang sempurna, bila hanya ada ruh. Begitu pula sebaliknya, hanya akan disebut mayat, bila manusia hanya ada jasadnya saja tanpa dengan ruh.

Allah juga telah berfirman dalam surat al-Baqoroh:186

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. (QS. Al Baqarah ayat 186). So, kita harus optimis usaha kita akan berhasil apabila dibarengi dengan doa and jangan lupa niatkan semua usaha kita ikhlas hanya untuk mengharap ridlo-Nya.

Yups...Semoga tips ini bermanfaat

Salam Ukhuwah

-written by Obie-

Friday, June 22, 2007

Al Ghifari in Memory

Engkau begitu mempesona

Berdiri tegak di sana

Pertama melihatmu

aku langsung jatuh cinta

Dan akupun mencoba

Untuk mendekat dan mengenalimu

Ternyata,

Bersamamu aku mendapatkan banyak kebahagiaan

Bersamamu aku merasakan kesejukan

Disini, dihati ini

Dengan mengenalmu, aku mendapat banyak saudara

Dengan mengenalmu, aku menjadi lebih dewasa

Dengan mengenalmu, aku menemukan jati diriku

Dengan mengenalmu, aku mengetahui makna hidup yang sebenarnya

Kalo’ membaca sepenggal puisi di atas, semua pasti penasaran, siapa sich dia ????
Yups, dia adalah sebuah bangunan bersejarah di kota bogor, khususnya nieh bagi mahasiswa Moslem Diploma dan FMIPA IPB. Pada tahukan siapa dia???
Yups betul..one hundred for U…Dia adalah
Masjid Al Ghifari.

Ini adalah salah satu tempat ane yang paling memberikan makna dan arti kehidupan sewaktu ane di Bogor. Masjid al ghifari adalah rumah keduaku di Bogor (setelah kosan, so pasti!!!). Kalo kamu2 lagi BT, dateng aja ke sini dan temuin tuch orang2 di AG and apalagi kalo kamu ikutan gabung di kegiatan AG. Di jamin dech kamu2 bakalan menemukan jati diri kamu. Ga percaya???..buktiin aja!!!!

Hmmm...yang sangat disayangkan adalah bulan September depan Masjid ini ditinggalkan oleh Mahasiswa FMIPA IPB PS Biologi, Kimia, dan Biokimia. Yo wes... walaupun engkau ditinggal oleh teman2 MIPA, semoga engkau masih tetap tersenyum disana.

Ane percaya bahwa 4JJI pasti akan menempatkan orang-orang yang luar biasa untuk mengurusi engkau walaupun engkau ditinggal oleh mahasiswa FMIPA. Semoga engkau masih tetap eksis walaupun yg mengurusi engkau adalah mahasiswa diploma yg notabene berbeda karakteristiknya dengan mahasiswa S1.
Al Ghifari oh Al Ghifari...
Engkau adalah salah satu tempat yang dapat menggoreskan suatu peradaban..
Karena melalui wasilahmu...Engkau mampu mencetak ribuan bahkan ratusan ribu generasi Robbani...
Al Ghifari oh Al Ghifari..
Semoga Engkau masih tetap tegar..walaupun banyak orang yang mencibirmu...

Hmmm....dah dua tahun tak terasa ane diberikan amanah tuk menjadi pengurus DKM Al Ghifari. Bentar lagi DKM Al Ghifari akan suksesi (tepatnya bulan depan). Akan Tetapi, ane merasakan belum begitu banyak yang dapat ane persembahkan tuk masjid ini dan generasi-generasi setelahnya.

‘Ya rabb...ampunilah hamba ini yang belum maksimal melaksanakan amanah yang telah Engkau titipkan kepada hamba yang lemah ini”

“Ya 4JJI ya rabbi...ridloi setiap aktivitas yang aku lakukan untuk masjid ini”

“Ya rabb...tolong jagalah masjid ini. Semoga masjid ini akan jaya dengan generasi2 setelahnya”

Thursday, June 21, 2007

My Graduation Ceremony

My Graduation Ceremony

Alhamdulillah..akhirnya kesampean juga wisuda...pada tanggal 27 Februari tepatnya hari selasa saya melakukan gladiresik di GWW. Ini adalah momen yang saya tunggu2 setelah melakukan banyak perjuangan (6 bulan lamanya diriku berkutik di lab...bikin membran dari pektin...wuih cape dech!!!)

Ups...koq ngeluh siy...harus ikhlas atuh...insya 4JJI, 4JJI memberikan pahala apabila kita niatkan untuk ibadah (betul ga bro???).

Hari selasa kan saya harus kerja...ya pada hari tersebut saya masuk kerja dan mau ga mau harus izin sampai jam 11.3o. Saya berkutik di depan komputer (biasa.... searching jurnal..buat bikin proposal)..wuih....dah lulus koq masih bikin2 proposal mas!!!

Tit..tit..tit..begitulah bunyi massage tone hp ku (biasa... hp murahan, jadinya massage tonenya ga keren gitcu!!). saya langsung membuka pesan dan ternyata ada pesan dari teman.
X: Assalamu’alaikum..
Obie mau berangkat bareng ga ke DMG nya???kalo mo bareng ditunggu di depan kampus jam 12.15”
O: wa’alaikum salam. Ok! Kita berangkat dari BS jam 12.15

Jam berdetak begitu cepat... di komputerku menunjukkan pukul 11.30. Mmmmm...aku harus bergegas nieh tuk pulang ke kosan. Pada waktu itu juga aku langsung cabut ke kosan dan pamit dengan rekan2 kerjaku. Sesampai dikosan, saya langsung melepaskan baju dan ganti dengan baju khas gladiresik (di baca: batik) kaya wong jowo aja ya mas (bisik hatiku)!!!!. Saya langsung menghilangkan kepenatanku dengan bergegas mengambil air wudlu tuk sholat dzuhur. Sesaat setelah itu, saya langsung beres2 pakaian, alat mandi, toga, and alat tulis (kan mau nginep di rumah paman di leuwiliang ceritanye, cos orangtuaku menungguku di leuwiliang, so harus bawa perlengkapan buat besok!!).

Setelah semua siap, saya langsung pamit dengan temen kosan dan langsung cabut menuju depan kampus BS tuk bertemu dengan temen2 yang sdh buat janji. Kita langsung berangkat naek angkot menuju kampus DMG. Tepat pada pukul 13.15 alhamdulillah kita dah sampe GWW DMG. Pas di GWW beuh...ngeliat para calon wisudawan/wati pada pake batik dan pakean ibu2, jadi pangling liatnya (Ups...jaga pandangan bie!!!!).
Pada pukul 13.30 panitia mengumumkan dengan pengeras suara “Para wisudawan dan wisudawati diharap
kan memasuki ruangan GWW karena upacara gladiresik wisuda Tahap II tahun 2007 IPB akan segera dimulai”. Aku dan temen2 langsung bergegas memasuki ruangan GWW. Temen2 tidak mau ketinggalan moment ini, sehingga jeprat-jepret camdig masih ada di sana-sini.

Panitia kemudian mengumumkan kembali dengan pengeras suara yang kesekian kali:”para wisudawan/wati harap duduk sesuai dengan nama dan program studi masing-masing, upacara gladiresik wisuda Tahap II IPB akan segera dimulai”. Aku dan Teman-teman satu PS-ku langsung bergegas tuk mencari tempat duduk masing-masing. Akan tetapi, setelah dicari2 dalam barisan teman2 satu PS ku ...koq tempat dudukku ga ada???di dalam hatiku bertanya: apakah saya belum terdaftar di wisuda???atau panitia wisudanya lupa??? (wah gawat... padahal ortu dah sampe leuwiliang...kalo ga terdaftar besok gawat nieh...). Teman satu PS ku menghampiri...beliau berceloteh:

“koq kamu ga dapet kursi, Bie??? Mungkin di depan kali...coba atuh cari..(dengan khas sundanya..)”

Aku bersama dengan sahabat seperjuangan langsung menuju ke depan dan ternyata di depan ada satu kursi yang belum ditempati dan alhamdulillah kursi tersebut tertuliskan obie farobie, Lulusan Terbaik FMIPA (ciye..suit..suit...!!!). Batinku berkata: “Ya 4JJI terimakasih atas karunia yang telah Engkau berikan semoga nikmat ini karena Rahmat-Mu kepada hamba yang banyak kelemahan dan hina ini”. Hatiku sebenarnya ingin meluapkan air mata sebebas-bebasnya (hiks....hiks..hiks..), tetapi karena ga enak dilihat orang, nangisnya di tahan dech!!! (cowok gitu loch!!!!).

Pada saat upacara gladiresik dimulai, saya melihat-lihat barang bawaan yang ada di tas. Ternyata ada satu yang ketinggalan (kartu undangan masuk buat ORTU). Hmm....padahal semenjak tadi pagi dah disiapin dan dah direncanakan tuk nginep di leuwiliang. Sesaat kutersadar: ”o ya baru inget, undangannya ketinggalan di kamar kosan di atas printer (Amprull... kamu teh orangnya suka pelupa, kayak udah kakek2 aja!!!) (hatiku menggerutu)”. Apa boleh buat demi cintaku pada ORTU aku harus balik lagi ke kosan.

Besssssss....aku langsung pulang ke kosan setelah upacara gladiresik selesai. Wah....jangan-jangan ORTU dah nunggu aku di leuwiliang (desir hatiku), so saya langsung sms pamanku bahwa saya nyampe leuwiliang agak malem. Maklumlah ORTU kan ga punya Hp, so saya sms ke paman. O ya, saya sangat seneng banget punya ORTU yang baek abiez and zuhud (suer dah!!!).

“ ya 4JJI izinkan aku memuliakan beliau, semoga cita2ku tuk membawa ORTU ke kota Mekkah Engkau kabulkan ya 4JJI”

Begitu banyak perbuatan dosa yang telah aku lakukan kepada ibuku sewaktu aku kecil (semoga sekarang dan yg akan datang ga dech...!!!. Padahal 4JJI telah menerangkan dalam surat Al-Isra: 23-24, bahwa kita harus berbuat baik kepada ORTU dan tidak boleh membantah walau dengan kata ah sekalipun. Renungin maknanya yuuuuuuuk.......!!!

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataah ‘husy (ah)’, dan janganlah kamu membentak kepada mereka, ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: ‘wahai Tuhanku, kasihanilah mereka keduanya sebagaimana mereka telah mendidik, memlihara, serta menyayangi aku di waktu kecil”. (QS. Al-Isra:23-24)

ya 4JJI ampunilah diri ini....begitu banyak dosa yang telah aku lakukan kepada kedua orang tuaku..tunjukkan kepada orang tuaku bahwa mereka tidak akan kecewa melahirkan anak seperti diriku...jadikan diriku anak yang sholeh dan berguna tuk ummat ini...

Tepat Jam 07.00 malem saya nyampe kosan dan sesaat setelah sampe, saya langsung masuk kamar dan alhamdulillah undangannya masih ada di atas printer. Untung aja masih ada di atas printer..coba kalo hilang??? (bisa brabe niy..). Trims ya 4JJI...(hatiku menggerutu!!!). surat undangan langsung dimasukkan ke dalam tas dan saya langsung bergegas tuk sholat Isya’.

Kriuk...kriuk...kriuk...(bunyi perut).. laper euy..tapi kayaknya di leuwiliang dah disiapin makanan (hatiku berbisik)...so, saya langsung cabut and ke warung tuk beli cemilan (cukuplah buat ngeganjel perut...kasian kan perut juga perlu di perhatiin!!, ya ga bro??).

Tepat pada pukul 20.30 sampailah di leuwiliang. Sesampai di sana saya bertemu dengan ortu dan paman lalu langsung mengecup tangan mereka. Wah bener dugaanku, di leuwiliang dah disiapin makan malem. Dan subhanallahnya..ortu belum makan cos nungguin saya. Ya 4JJI sampai segitunya ya...kasih sayang ORTU (hatiku berdesir).

Mmmmmmm...enak bener makanannya. bibiku membuat makanan kesukaan ORTU, yaitu ikan mas pepes, pake sayur asem, ada lalaban, and sambel (wuih...jadi ngiler liatnya....serius dah lagi laper banget mlm itu...so, langsung dilahap dah!!!). Setelah makan usai, ORTU langsung naya-nanya tentang gladiresik. Gimana Bie gladiresiknya? Besok acara dimulai jam berapa?and bla..bla...bla. Hmmmmmm....tetapi saya dengan sengaja ga menceritakan masalah Lulusan Terbaik (buat kejutan bro! Biar pas hari H lebih seru).

Dah ampe malem nieh...dubrak!!!...saya langsung membaringkan tubuhku yang lelah setelah bolak-balik BS-DMG, DMG-BS, BS-Leuwiliang. Tepat pukul 04.00 ada yang tarhim..hmmm...ucek-ucek mata dan mengumpulkan nyawa....setelah seger saya langsung bergegas tuk mengambil air wudlu and sholat (wuih..sueger rek..).

Ibu dan bibi sibuk tuk nyiapin sarapan, sedangkan paman dan ayah seperti biasa ngobrol2 (maklumlah dah lama ga ketemu, cos terpisah jarak antara Cilegon dan Bogor, paling ketemu cuman lebaran aja!). Tepat pukul 06.00 kita langsung beres-beres tuk menuju keberangakatan ke GWW. Kita berangkat ke GWW pukul 06.30 pake angkotnya paman.

Alhamdulillah kita nyampe GWW sekitar pukul 07.30 dan ORTU langsung masuk ke GWW. Sedangkan saya berkumpul dengan kawan2 di lapangan depan GWW. Karena acara belum dimulai maka seperti biasa kita foto2 bareng.

Sesaat masih di lapangan, saya ingin menelepon saudara dari Cilegon yang akan hadir pada hari itu, tetapi ternyata Hp yang ada dikantongku hilang (hmmm...kalo ga salah jatuh di angkot...yo wes lah gpp..siapa tahu 4JJI menggantikan dengan yang lebih baik). Pada pukul 07.45 para wisudawan/wati memasuki gedung GWW dan acara wisuda langsung dimulai dan dibuka oleh Pak Mattjik (rektor IPB). Acara wisuda berlangsung dengan hidmat dan pada saat disajikan sebuah lagu “Bunda” dari Melly Guslaw (oleh tim Agria Swara IPB) ada yang menangis (Serius dah jadi terharu..hiks..hiks..hiks). Akan tetapi yang lebih terharu lagi pas dipanggil Lulusan Terbaik FMIPA. Serius dah didalam hati saya terharu dan menangis....pengen banget ngeluapin tangisan, tetapi karena banyak orang, ga jadi deh (hati saya menggerutu.... orang tua saya nangis ga’ ya? Cos waktu perpisahan SMU aja Ibu saya nangis). Sesaat setelah saya ke depan panggung, saya langsung menoleh ke tempat duduk ORTU. Wah berkesan banget deh!!!.

“Ya 4JJI semoga Engkau Ridlo dengan moment ini dan semoga saya lebih bersifat tawadlu dan dapat memberikan yang terbaik lagi tuk ORTU dan ummat ini”

“Semoga ilmu yang telah Engkau titipkan kepada saya dapat bermanfaat tuk kejayaan ummat ini”.

Tepat pukul 10.45 acara wisuda IPB selesai kemudian dilanjutkan dengan penyerahan ijazah di fakultas masing-masing. Koq, saudara saya belum dateng juga ya (saya menggerutu setelah keluar dari gedung GWW). Saya dan ORTU langsung menuju auditorium rektorat tuk prosesi wisuda tingkat fakultas.
Pada saat menuj
u auditorium rektorat, ayah saya melihat sebuah bus datang dari pintu II IPB, ternyata ada kakakku yang melambaikan tangan. Wuih...subhanallah yang dateng satu bus di tambah dengan kijang (ga kebayang deh, maklumlah orang deso....). Tapi saya bersyukur kepada 4JJI telah menganugerahkan kepada saya, sebuah keluarga besar yang solid bahkan tetangga saya yang menganggap saudara dateng di acara wisuda ini. Padahal mereka semua masih punya tugas tuk ngajar di sekolah masing2, tetapi masih sempet2nya tuk dateng di moment ini.

“Ya 4JJI....terimakasih atas anugerah yang telah Engkau berikan kepada keluarga ini”

“Ya Rabb.... izinkan aku tuk membahagiakan dan memberikan yang terbaik tuk keluarga ini”

“Ya 4JJI....walaupun tidak semua keluarga saya menikmati indahnya Tarbiyah ini, bimbinglah mereka tuk berada dalam jalan_Mu”

“Ya 4JJI Ya Rabb...kumpulkan keluarga kami bersama para Rosul dan sahabat di Yaumul Akhir kelak”.

Yang disayangkan keluarga saya tidak bisa melihat prosesi wisuda secara langsung. Ya...walaupun hanya melihat di monitor, mereka merasa terharu ketika saya diumumkan sebagai lulusan terbaik FMIPA. Hmm...tepat pukul 12.30 saya langsung keluar dari auditorium rektorat dan langsung menghampiri keluarga besar. Saya kecup tangan kelurga saya satu persatu, mulai dari nenek ampe sepupu yang paling kecil. Kelurgaku juga tidak mau kehilangan momen ini, sehingga kita langsung foto bersama di depan gedung rektorat. “Wuih....kamu bawa temen sekampung, Bie (celetuk temanku)”. “Ga, ini semua keluarga saya koq, kenalan atuh!!!”. Yang lucunya, karena ada yang laper, mereka pada makan di bawah pohon deket rektorat.
Waktu begitu cepat, tak terasa sudah pukul 13.00 kita berfoto-foto di depan rektorat. Setelah itu, kita langsung cabut naik bus ke leuwiliang. Sesampai di leuwiliang, kita langsung sholat zuhur bareng-bareng. Pada waktu yang sama bibiku menyiapkan hidangan. Hmmmm...subhanallah komplit amat menunya. Ada ayam goreng, ikan mas, lalapan+sambel, ada jus kemang lagi (hmmm..yang ini niy bikin ngiler di tenggorokan), dan yang lainnya.

Tepat pukul 16.00 (setelah sholat ashar) keluarga besarku langsung pulang ke Cilegon. Hiks...hiks..hiks..sedih euy..cos saya ga bisa ikutan pulang ke cilegon (besoknya kan harus masuk kerja!). Selamat jalan mama, abah, dan keluargaku semoga 4JJI selalu memberikan Rahmat dan Ridlo-Nya kepada kita, amien....Tolong jaga keluargaku ya 4JJI....
(The End)